Kisah Perjuangan Hidup 13 Sahabat Difabel yang Menyentuh Hati

Ahmad Antoni ยท Jumat, 01 Januari 2021 - 18:00:00 WIB
Kisah Perjuangan Hidup 13 Sahabat Difabel yang Menyentuh Hati
Kayla Salmaa Nugroho (kiri) didampingi ibundanya. Kayla 16 tahun terlahir sebagai anak penyandang Intelektual Disabilitas. (Istimewa)

SEMARANG, iNews.id – Hidup adalah perjuangan, dan perjuangan itu membutuhkan pengorbanan. Bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik, tentu akan sangat merasakan bagaimana harus berjuang dan berkorban menapaki kehidupan sehari-hari.

Kondisi itu telah dilakoni 13 sahabat difabel. Mereka mencurahkan kisah perjuangan hidupnya sejak lahir hingga mampu mandiri dalam sebuah antologi cerpen berlabel Kidung Harapan Menembus Batas. Mereka kini tersebar tinggal di Semarang, Ungaran, Malang, Kota Batu, Bandung, hingga Tangerang. 

Mereka menyandang berbagai keterbatasan mulai dari tunanetra, autisma, disabilitas interlektual, austim spectrum disorder, sampai penyakit langka Friederich's Ataxia yang di dunia ini disandang hanya oleh 7.000 orang.

Sekadar informasi, antologi cerpen diluncurkan saat acara Webinar Ngobrol Santai "Kidung Harapan Menembus Batas" yang digelar oleh Yayasan Setara di Semarang yang membahas tentang perlindungan dan peningkatan keterampilan anak selama masa pandemi Covid-19, dikutip Jumat (1/1/2021). Yayasan Setara merupakan mitra Unicef yang sangat peduli terhadap perlindungan anak.

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel: