Kisah Pilu Pasutri Hidup 30 Tahun di Gerobak Sampah, Seperti Cerita Romeo dan Juliet

Bramantyo ยท Kamis, 28 Januari 2021 - 11:34:00 WIB
Kisah Pilu Pasutri Hidup 30 Tahun di Gerobak Sampah, Seperti Cerita Romeo dan Juliet
Supadmi saat dievakuasi untuk ditempatkan di lokasi yang lebih layak dan nyaman. (Okezone/Bramantyo)

Rasa cinta dan sayang Janto terhadap Supadmi begitu besar. Meskipun sang istri termasuk penyandang disabilitas dan tak bisa melihat dan mendengar, tak diperdulikannya. Keduannya tanpa hidup bahagia dari hasil jerih payah yang didapat oleh Janto dari profesinya sebagai pemulung.

Bahkan meski hidup diantara dua buah bak sampah, memanfaatkan ruang empat meter ini, keduannya cukup dikenal sangat baik.Karena kebaikan keduannya, warga Dusun Palur RT 06/03 sangat menyayangi keduannya dan menganggap keduannya bagian dari keluarga mereka sendiri.

Meski Janto sendiri berasal dari Boyolali. Tak ada yang tahu pasti, kapan Janto tiba di Palur, Jaten, Karanganyar. Awalnya,Janto bekerja serabutan. Hingga akhirnya bekerja sebagai tukang sapu pasar Palur. 

Sedangkan Supadmi sendiri, karena keterbatasan fisiknya,hanyalah ibu rumah tangga. Sebelum akhirnya, Janto pun berhenti menjadi tukang sapu pasar Palur karena kondisi fisiknya yang menurun. Sejak saat itulah, untuk menyambung hidup, Janto pun mencari rejeki dengan menjadi seorang pemulung. 

Hingga akhirnya Tuhan berkehendak lain. Setelah menderita sakit selama lima hari, akhirnya pada hari Selasa, 25 Januari 2021, sekira pukul 21.00 WIB, Janto pun meninggalkan istri tercinta untuk selama-lamanya. Tangisan Supadmi malam itu cukup menyayat siapapun yang mendengar.

Editor : Ahmad Antoni